Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

DPRD Metro Kawal Perubahan APBD 2026, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp945,5 Miliar (ADVETORIAL)

Jumat, 11 September 2026 | September 11, 2026 WIB | Last Updated 2026-09-15T10:29:37Z

 

KOTA METRO, - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro bersama Pemerintah Kota Metro menyepakati Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Metro di Ruang Sidang DPRD, Jumat (11/9/2026).

Kesepakatan KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2026 menjadi tahapan penting sebelum Pemerintah Kota Metro bersama DPRD melanjutkan proses penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Pembahasan dilakukan melalui proses bersama Badan Anggaran DPRD, komisi-komisi, fraksi, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan organisasi perangkat daerah.

Anggota DPRD Kota Metro Fraksi PKS, Roma Doni Yunanto, saat menyampaikan laporan Badan Anggaran menjelaskan bahwa pembahasan dilakukan dengan memperhatikan rancangan KUPA dan PPAS Perubahan APBD, hasil pembahasan komisi bersama perangkat daerah, serta pembahasan lanjutan antara Badan Anggaran, pimpinan komisi, ketua fraksi dan TAPD.

“Pembahasan Rancangan KUPA dan Rancangan PPAS Perubahan APBD Kota Metro Tahun Anggaran 2026 telah dilaksanakan melalui kerja sama antara komisi-komisi DPRD, Badan Anggaran, ketua-ketua fraksi, Tim Anggaran Pemerintah Daerah, dan organisasi perangkat daerah,” ujar Roma.

Menurut Roma, proses pembahasan diarahkan agar kebijakan anggaran mampu merespons perkembangan kondisi keuangan daerah sekaligus tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat.

“Pembahasan ini dilakukan demi keberpihakan anggaran pada kebutuhan riil masyarakat Kota Metro, dengan mempertimbangkan berbagai masukan dan hasil pembahasan bersama perangkat daerah,” katanya.

Pemkot dan DPRD Sinkronkan Program

Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso mengatakan penyesuaian KUPA dan PPAS Perubahan APBD dilakukan seiring perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 serta perkembangan asumsi keuangan daerah.

Perubahan tersebut mencakup proyeksi pendapatan, alokasi belanja hingga sumber dan penggunaan pembiayaan daerah.

Bambang menyebut, setelah ditetapkannya Peraturan Wali Kota Metro Nomor 11 Tahun 2026 tentang Perubahan RKPD Tahun Anggaran 2026, diperlukan penyesuaian KUPA dan PPAS sebagai dasar penyusunan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD 2026.

“Dengan telah ditetapkannya Peraturan Wali Kota Metro Nomor 11 Tahun 2026 tentang Perubahan RKPD Tahun Anggaran 2026, perlu dilakukan penyesuaian terhadap KUPA dan PPAS Tahun 2026 yang selanjutnya menjadi dasar penyusunan Perda Perubahan APBD Tahun 2026,” kata Bambang.

Menurutnya, Perubahan APBD juga diarahkan pada belanja yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Selain itu, pemerintah melakukan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, menyesuaikan dana transfer serta menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK terhadap pengelolaan keuangan Tahun Anggaran 2025, termasuk penyesuaian SiLPA.

“Perubahan APBD Tahun 2026 ini diarahkan untuk memprioritaskan belanja yang menyentuh pemenuhan kebutuhan masyarakat secara luas, sinkronisasi antara kebijakan pusat dan daerah, serta penataan alokasi pagu belanja yang disesuaikan dengan output kinerja dari setiap kegiatan,” ujar Bambang.

Evaluasi pelaksanaan program hingga Triwulan II 2026 juga menjadi salah satu dasar dalam melakukan penataan kembali program dan kegiatan. Penyesuaian mencakup target kinerja, pagu indikatif, lokasi, kelompok sasaran hingga kemungkinan pergeseran kegiatan antarperangkat daerah.

Dengan disepakatinya KUPA dan PPAS Perubahan APBD 2026, Pemerintah Kota Metro dan DPRD Kota Metro selanjutnya melanjutkan tahapan penyusunan Perubahan APBD sesuai ketentuan pengelolaan keuangan daerah.

Bagi DPRD Kota Metro, proses tersebut menjadi bagian dari fungsi anggaran untuk memastikan perubahan kebijakan fiskal tetap memiliki arah yang jelas, terukur dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kota Metro. (ADV)